sebuah bahasa standar yang digunakan oleh browser Internet untuk membuat halaman dan dokumen pada sebuah Web yang kemudian dapat diakses dan dibaca layaknya sebuah artikel. HTMLjuga dapat digunakan sebagai link link antara file-file dalam situs atau dalam komputer dengan menggunakan localhost, atau link yang menghubungkan antar situs dalam dunia internet.
sedikit perintah dasar untuk membuat website berbasis HTML.
Berikut adalah beberapa pertintah-perintah dasarnya :
  = ini artinya adalah 1 spasi, jika    = 2 spasi dan seterusnya.
<br> = ini artinya turun satu baris ke bawah atau membuat teks baru, atau istilahnya 1 kali enter.
<b> = ini artinya bold atau ketebalan font, harus di tutup dengan </b>
<i> = italic atau kemiringan huruf, harus di tutup dengan </i>
<u> = underline atau garis bawah pada huruf, harus di tutup dengan </u>
<center> = ini artinya rata tengah untuk data, harus di tutup dengan </center>
<p> = ini artinya untuk memulai membuat paragraf, harus di tutup dengan </p>
<table> = ini artinyauntuk membuat tabel, harus di tutup dengan </table>
<td> = ini artinya perintah untuk membuat kolom tabel, harus di tutup dengan </td>
<li> = ini artinya perintah untuk mengelompokkan teks, harus di tutup dengan </li>
<blink> = ini artinya perintah untuk membuat teks berkedip-kedip, harus di tutup dengan </blink>
<a> = ini artinya perintah untuk melinkan sebuah teks ke sebuah alamat tertentu, harus di tutup dengan </a>
<img> = ini artinya perintah untuk menampilkan gambar, harus di tutup dengan </img>
width = ini artinya style css untuk lebar.
height = ini artinya style css untuk tinggi.
border = ini artinya untuk memberikan ketebalan pada bingkai.
align = ini artinya perintah untuk posisi bisa paragraf atau gambar.
<strong> = ini artinya perintah untuk menebalkan huruf, harus di tutup dengan </strong>
<em> Memiringkan huruf, harus di tutup dengan </em>
<ins> Menggarisbawahi huruf, harus di tutup dengan </ins>
<del> Mencoret huruf, harus di tutup dengan </del>
<kbd> Membuat huruf keyboar, harus di tutup dengan </del>
<sub> Membuat huruf subscripted, harus di tutup dengan </sub>
<sup> Membuat huruf superscripted, harus di tutup dengan</sup>
<h> ini artinya perintah untuk membesarkan teks. bisa dari <h1> sampai dengan <h6> harus di tutup dengan </h>
<script> ini artinya perintah untuk menulis script, harus di tutup dengan </script>
<head> ini artinya area kepala website Anda, tempat Anda menaruh script atau css milik Anda, harus di tutup dengan </head>
<title> ini artinya judul website Anda, harus di tutup dengan </title>
<body>
ini artinya area body website Anda, tempat Anda memunculkan hasil
website Anda, bisa berupa script, CSS, tulisan dll, harus di tutup
dengan </body>
<marquee> ini artinya untuk membuat tulisan berjalan, harus di tutup dengan </marquee>
<input>
ini artinya perintah untuk membuat sebuah input bisa bermacam-macam
type, button, text, hide dll, harus di tutup dengan </input>
style = ini artinya di gunakan untuk gaya css anda bisa untuk font, cursor, title, dll.
style = ini artinya di gunakan untuk gaya css anda bisa untuk font, cursor, title, dll.
Sebenarnya masih banyak lagi, perintah-perintahnya tapi saya tidak mungkin membahas semuanya disini. Bisa jadi buku kalau saya ketik semuanya. Haha. Saya kasih beberapa bahasa dasarnya aja yang biasanya sering di gunakan dalam penulisan HTML.
2. CSS atau Cascading Style Sheets adalah sebuah dokumen yang berisi aturan yang digunakan untuk memisahkan isi dengan layout dalam halaman-halaman web yang dibuat. CSS memperkenalkan “template” yang berupa style untuk dibuat dan mengijinkan penulisan kode yang lebih mudah dari halaman-halaman web yang dirancang. CSS mampu menciptakan halaman yang tampak sama pada resolusi layar yang berbeda dari pengunjung berbeda tanpa memerlukan penggunaan tabel seperti pada html klasik.
Dengan CSS anda akan lebih mudah dalam melakukan setting tampilan keseluruhan web hanya dengan menggantikan atribut-atribut atau perintah dalam style CSS dengan atribut yang diinginkan. Anda tidak perlu repot merubah satu per satu atribut tiap elemen yang ada dalam halaman web jika anda menggunakan style CSS ini.
Cara Kerja
Cara kerja CSS sangatlah mudah, karena CSS hanya membutuhkan style sebagai penentu dari font, warna, dan format-format lain untuk memformat atribut sebuah halaman web yang kita buat. Tiap style memiliki dua buah elemen dasar yaitu “selector” dan “declaration”.
Sebuah selector biasanya adalah tag HTML, sementara declaration adalah satu atau beberapa perintah / nilai dari CSS yang menunjukkan type bentuk yang diaplikasikan pada selector. Declaration ini biasanya di tandai dengan tanda kurung kurawal “{ }” , dan perintah atau nilai CSS yang berbeda dipisahkan satu dengan yang lain dengan menggunakan titik-koma “;”
Perintah CSS
Terdapat 3 cara untuk menuliskan perintah CSS (style sheet/lembar perintah CSS) :
Contoh berikut akan menambahkan warna dan margin pada paragraf :
- Eksternal style sheet
- Internal style sheet
- Inline style
Eksternal Style Sheet
Eksternal style sheet sangat ideal digunakan untuk halaman web yang banyak. Dengan cara ini, apabila Anda ingin mengubah tampilan web, Anda hanya perlu mengedit/mengubah file CSS saja. Untuk menggunakannya, setiap halaman harus di link-kan ke style sheet menggunakan tag link. Tag link diletakkan dibagian head.<head> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css"> </head>style.css merupakan nama file style sheet (CSS). File ini ditulis dengan perintah CSS tanpa mengandung tag HTML. Serta disimpan dengan ekstensi .css. Berikut contoh dari file style.css :
hr {color:sienna;}
p {margin-left:20px;}
body {background-image:url("images/back40.gif");}
Catatan : Ketika menuliskan value property dan unitnya, jangan
menambahkan spasi (seperti “margin-left:20 px”). Namun yang benar ialah :
margin-left:20px
Internal Style Sheet
Cara ini, perintah CSS akan didefinisikan langsung dibagian head HTML, dengan menggunakan tag style.<head>
<style>
hr {color:sienna;}
p {margin-left:20px;}
body {background-image:url("images/back40.gif");}
</style>
</head>
Inline Style
Cara ini, perintah CSS didefinisikan langsung pada tag HTML. Gunakan cara ini apabila perintah CSS yang didefinisikan sangat pendek.Contoh berikut akan menambahkan warna dan margin pada paragraf :
<p style="color:sienna;margin-left:20px">Ini adalah sebuah paragraf.</p>- See more at: http://www.eplusgo.com/css/css-how-to/#sthash.8aa3RZci.dpuf
Terdapat 3 cara untuk menuliskan perintah CSS (style sheet/lembar perintah CSS) :
Contoh berikut akan menambahkan warna dan margin pada paragraf :
- Eksternal style sheet
- Internal style sheet
- Inline style
Eksternal Style Sheet
Eksternal style sheet sangat ideal digunakan untuk halaman web yang banyak. Dengan cara ini, apabila Anda ingin mengubah tampilan web, Anda hanya perlu mengedit/mengubah file CSS saja. Untuk menggunakannya, setiap halaman harus di link-kan ke style sheet menggunakan tag link. Tag link diletakkan dibagian head.<head> <link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css"> </head>style.css merupakan nama file style sheet (CSS). File ini ditulis dengan perintah CSS tanpa mengandung tag HTML. Serta disimpan dengan ekstensi .css. Berikut contoh dari file style.css :
hr {color:sienna;}
p {margin-left:20px;}
body {background-image:url("images/back40.gif");}
Catatan : Ketika menuliskan value property dan unitnya, jangan
menambahkan spasi (seperti “margin-left:20 px”). Namun yang benar ialah :
margin-left:20px
Internal Style Sheet
Cara ini, perintah CSS akan didefinisikan langsung dibagian head HTML, dengan menggunakan tag style.<head>
<style>
hr {color:sienna;}
p {margin-left:20px;}
body {background-image:url("images/back40.gif");}
</style>
</head>
Inline Style
Cara ini, perintah CSS didefinisikan langsung pada tag HTML. Gunakan cara ini apabila perintah CSS yang didefinisikan sangat pendek.Contoh berikut akan menambahkan warna dan margin pada paragraf :
<p style="color:sienna;margin-left:20px">Ini adalah sebuah paragraf.</p>- See more at: http://www.eplusgo.com/css/css-how-to/#sthash.8aa3RZci.dpuf
3. Java script
JavaScript adalah sekumpulan perintah khusus yang digunakan untuk membuat sebuah halaman web yang
lebih responsif dan interaktif. JavaScript merupakan bahasa script yang
dicantumkan pada sebuah halaman web dan dijalankan pada penjelajah web
(web browser). JavaScript terutama terkenal karena penggunaannya di
halaman web yang memberikan kemampuan tambahan pada HTML dengan
mengizinkan pengeksekusian perintah di sisi user (penjelajah web), bukan
di sisi server web.
JavaScript bergantung kepada penjelajah web yang memanggil halaman web yang berisi script-script dari JavaScript yang terselip di dalam dokumen HTML. Script JavaScript yang dimasukkan di dalam file HTML harus dimasukkan di antara tag <script> dan </script>. JavaScript tidak memerlukan kompilator atau program khusus untuk menjalankannya karena JavaScript sendiri sudah termasuk di dalam penjelajah web tersebut.
Secara fungsional, JavaScript digunakan untuk menyediakan akses script pada objek yang dibenamkan (embedded). Script ini dapat membuka halaman pop up, melakukan validasi pada form sebelum data dikirimkan ke server, mengubah kursor ketika melewati objek tertentu, berkomunikasi dengan server, dan banyak yang lainnya.
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penggunaan JavaScript, diantaranya JavaScript bersifat "case sensitive", yang artinya JavaScript membedakan huruf besar dan huruf kecil. Hal ini sama dengan bahasa pemrograman C++ dimana huruf "A" tidak sama dengan huruf "a". Sebagai contoh fungsi perintah var tidak boleh ditulis Var dan juga tidak boleh ditulis VAR (huruf besar semua), yang benar adalah var (huruf kecil semua). Perintah lain adalah new Date tidak boleh ditulis new date (huruf kecil semua).
Walaupun memiliki nama serupa, JavaScript hanya sedikit berhubungan dengan bahasa pemrograman Java, dengan kesamaan utamanya adalah penggunaan sintaks C. Perbedaan mendasar antara keduanya adalah bahwa pemrograman Java dapat berjalan pada mesin virtual (video game, tablet) dan penjelajah web (Mozilla Firefox, Opera, Google Chrome, Safari, Internet Explorer) sedangkan JavaScript hanya dapat berjalan pada penjelajah web saja. Java merupakan bahasa pemrograman berorientasi objek murni sedangkan JavaScript digunakan secara prosedural.
4. Template
Terdapat 3 cara untuk menuliskan perintah CSS (style sheet/lembar perintah CSS) :
- See more at: http://www.eplusgo.com/css/css-how-to/#sthash.8aa3RZci.dpuf
- Eksternal style sheet
- Internal style sheet
- Inline style
Eksternal Style Sheet
Eksternal style sheet sangat ideal digunakan untuk halaman web yang banyak. Dengan cara ini, apabila Anda ingin mengubah tampilan web, Anda hanya perlu mengedit/mengubah file CSS saja. Untuk menggunakannya, setiap halaman harus di link-kan ke style sheet menggunakan tag link. Tag link diletakkan dibagian head.
1
2
3
| <head><link rel="stylesheet" type="text/css" href="style.css"> |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar